Karen Agustiawan Setelah Bebas Jerat Hukum

admin

Karen Agustiawan Setelah Bebas Jerat Hukum

Dinastipk88.com – Jakarta, Karen Agustiawan Setelah Bebas Jerat Hukum. Mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan menghirup udara bebas keluar dari rumah tahanan II A Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Selasa (10/3/2020) malam.

Dia terbebas dari hukuman pidana penjara selama 8 tahun atas tindak pidana korupsi investasi melakukan perbuatan yang ditaksir merugikan negara hingga Rp 568 Miliar di Blok Basker Manta Gummy, Australia pada 2009.

Berdasarkan pemantauan, dia didampingi suaminya Herman Agustiawan, anak-anak, menantu, dan cucu keluar dari pintu lift di lantai 2A pukul 19.07 WIB. Judi Online

Wanita yang memakai baju biru muda dipadu hijab biru tua, dan kacamata itu tersenyum.

Dia sempat melambaikan tangannya.

Karen sempat meneteskan air mata saat berbicara dihadapan awak media.

Dia tidak dapat menahan rasa haru dapat bebas setelah ditahan sekitar 1 tahun 5 bulan penjara. Dia mengaku senang karena dapat kembali berkumpul bersama keluarga. Domino99

“Kelonan sama suami. Kangen, kangen sekali sama bapak,” kata Karen, sambil melihat wajah suaminya.

Dalam kesempatan tersebut, dia sempat memeluk dan mencium suaminya.

karen-agustiawan-setelah-bebas-jerat-hukum
Mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan.

Karen Agustiawan Setelah Bebas Jerat Hukum

Mereka tak canggung memperlihatkan kemesraan dihadapan awak media.

Setelah memberikan keterangan, dia masuk ke mobil Toyota Fortuner berwarna hitam berplat nomor B 1532 SJZ.

Terlihat, dia duduk bersebelahan dengan suaminya di kursi belakang sopir. BandarQ Online

Untuk diketahui, Mahkamah Agung (MA) memvonis bebas mantan Direktur Utama PT Pertamina Karen Agustiawan dalam kasus korupsi investasi di Blok Basker Manta Gummy, Australia pada 2009.

Hakim menilai Karen tidak terbukti melakukan perbuatan yang ditaksir merugikan negara hingga Rp 568 miliar. Poker88

Sebelumnya Karen divonis 8 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 4 bulan kurungan oleh pengadilan tingkat pertama.

Dia dinilai terbukti mengabaikan prosedur investasi di Pertamina dalam akuisisi blok BMG di Australia pada 2009.

Atas putusan itu, Karen mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi DKI. Tapi bandingnya ditolak, Pengadilan Tinggi memperkuat putusan pengadilan tingkat pertama.

Tidak puas, Karen mengajukan kasasi ke MA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Arya Satria Claproth Ditetapkan Tersangka KDRT

Arya Satria Claproth Ditetapkan Tersangka KDRT Dinastipk88.com – Jakarta, Andreas Nahot Silitonga, kuasa hukum Arya Satria Claproth, mengatakan pihaknya telah menyiapkan bukti pembelaan setelah kliennya ditetapkannya sebagai tersangka kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Diketahui Berdasarkan dari Laporan yang dikutip Dinastipk88, […]

Subscribe US Now